Sabtu, 20 Mei 2017

CINTA DALAM HIDUPKU



CINTA DALAM HIDUPKU
Semburat salju semakin tebal, Winter  sedang melanda  kota London , waktu terus berputar seiring dengan roda kehidupan, tak terasa kini aku sudah dua tahun hidup di negeri orang, tanpa sahabat, tanpa keluarga. Salah satu kelebihanku adalah aku tipikal orang yang periang dan mudah bergaul dengan siapapun. Aku memutuskan memilih London sebagai tempatku menimba ilmu karena London merupakan negara pencetak manusia yang mampu merubah peradaban dunia.
Aku meninggalkan tanah kelahiranku, aku meninggalkan bumi pertiwi, dan aku juga meninggalkan seseorang yang pernah mengiasi hidupku. Dua tahun aku menahan kangen Hendra, kami menjalani cinta jarak jauh atau yang biasa anak muda ucapkan LDR, prinsip kami hanya satu yaitu saling percaya satu sama lain.
Rintangan dalam menjalin LDR tidaklah mudah, apa lagi aku tipikal cewe yang pencemburu, aku tahu Hendra merupakan laki-laki yang di nilai sempurna di kalangan wanita, selain memiliki wajah ganteng, Hendrapun memiliki postur tubuh yang semampai, berwibawa serta ramah kepada siapapun, jadi perempuan mana yang tidak menyukai laki-laki seperti Hendra.
Winter tahun ke duaku di London, seperti tahun sebelumnya aku menghabiskan akhir pekan dengan bermain salju, pergi ke arena permainan sky, membuat boneka salju, Michell sahabatku di London, mengajakku jalan-jalan ke Swiss, Swiss merupakan kota yang indah untuk menikmati Winter.
Di Swiss aku tinggal di rumah Michell, karena Michell asli orang Swiss. Michell mempunyai kakak laki-laki yang super kece, hidungnya mancung, mata belo kecoklatan, postur tubuh tinggi diatas Hendra. Di suatu hari kami bertiga bermain Sky bersama, selain bermain sky kami juga mengobrol akrab, aku menceritakan ke indahan negeri ku yang kuncati, aku bercerita tentang ke indahan alam bumi papua raja ampat yang terkenal dengan terumbu karang terbaik di dunia, aku juga menceritakan tentang Bali, yang menjadi icon Indonesia untuk menarik wisatawan mancanegara, pantai di Bali merupakan pantai indah untuk menikmati Sunset. Michell dan Dave begitu menikmati cerita aku, mereka antusias sesekali bertanya penasaran tentang bumi pertiwi. “Agnes, aku suka negaramu, aku suka Bali yang kau ceritakan padaku. Kapan kamu mengajak aku dan Dave ke negaramu?.” Aku tersenyum melihat Michell bertanya, “Suatu saat aku akan membawamu ke negaraku, mengajakmu keliling negaraku, pasti kamu akan terkagum-kagum melihat pesona ke indahan negaraku”. “Ok, Agnes, aku pegang jawabanya”.
“Pagi” sapa Dave, “Pagi juga, pagi yang indah dengan silhuet kelabu menyelimuti langit, dan salju yang menyelimuti pepohonan”. “Salju akan semakin menebal, ketika hari Natal tiba, Btw hari ini kamu ada janji sama Michell tidak”. “hari ini aku tidak ada janji dengan Michell, emang kenapa Dave?. Apakah kamu mau mengajakku jalan?”. “tentu, saya akan mengajakmu jalan, kita akan melihat winter dari kejauhan”. “wow, kayaknya menarik”. “pasti, ok, setengah jam lagi kita berangkat, kamu siap-siap dulu”. “ok”. Dari cara Dave berbicara aku seperti menangkap sesuatu darinya, akhir-akhir ini juga Dave sepertinya sering memperhatikanku.
Waktu menunjukan pukul 11 waktu London, kini aku dan Dave telah siap untuk pergi berdua hanya berdua, karena hari ini Michell juga ada janji dengan temannya. Aku mengenakan 3 rangkap baju di tambah jaket bulu yang tebal, hari ini cuaca menurun drastis sehingga sangat dingin, begitupun Dave dia juga mengenakan baju yang sangat tebal.
Dave mengajaku ke tempat wisata yang popular di Swiss yaitu Interlaken yang terletak di wilayah Bern, Swiss. Interlaken adalah salah satu tempat terbaik di dunia untuk melakukan olahraga outdoor. Musim dingin kayak gini harus banyak bergerak biar tidak mati membeku, Mungkin Dave mau mengajakku Olahraga, aku sendiri selama tinggal di London jarang sekali olehraga. Dugaanku benar Dave mau mengajakku olahraga Sky, wow aku belum pernah main Sky dan ini untuk yang pertama kalinya aku main Sky, batinku berbicara “Coba saja aku main Sky bareng Hendra pasti seru dan romantis”. Klo di perhatikan baik-baik Dave orang yang mudah bergaul sama siapa aja dan orangnya mengasikkan.
“Dave, katanya kamu mau mengajakku melihat Winter dari ketinggian?”. “Oh, maaf lupa Agnes, tenang saja habis bermain Sky, aku akan membawamu ke suatu tempat yang indah, tempat yang tidak akan kamu lupakan selamanya”. Aku antusias mendengarkannya. “ayoo Dave sekarang saja, aku sudah mulai bosan nih bermain Sky”.
Perjalanan yang kami tempuh cukup lama sekitar 1 jam, akhirnya kami tiba di The Schilthorn. The Schilthorn sendiri adalah nama yang terdapat di Pegunungan Alpen sedangkan Piz Gloria adalah sebuah restoran berputar di puncak gunung Schilthorn. Restoran ini merupakan restoran berputar pertama di dunia, sehingga kamu tidak lelah berputar pegunungan. Ya Dave menepati janjinya Dave membawaku ke restoran Piz Gloria dari restoran ini aku bisa menikmati Winter dari ketinggian, lagi-lagi Dave membuatku kagum, kayaknya masih banyak lagi kejutan yang akan Dave berikan kepadaku.
Tanggal 20 desember 5 hari sebelum natal, natal merupakan momen yang aku tunggu-tunggu walupun aku tidak bisa menikmati momen natal bersama keluargaku tapi natal di London juga berasa sangat menyenangkan. Natal tahun lalu aku merayakannya bersama teman-temanku dari berbagai negara, natal tahun ini akan berasa berbeda karena natal tahun aku akan merayakannya bersama keluarga Michell, ya keluarga Michell sudah aku anggap sebagai keluargaku sendiri begitupun sebaliknya.
Setiap hari aku dan Dave sering menghabiskan waktu bersama hanya berdua saja, Dave laki-laki yang tidak pernah membuatku bosan. Setiap kali aku berada di dekatnya hatiku terasa senang dan nyaman. Batinku berkata “Tuhan, apakah puing-puing cintaiku kepada Hendra perlahan akan memudar”. Sudah dua minggu Hendra tanpa kabar tidak seperti biasanya, walaupun aku dan Hendra terpisah jarak tapi setiap malam Hendra selalu mengirimku email atau seminggu sekali kita skype untuk mengusir rasa kangen.
Salju semakin tebal menyelimuti Swiss siang ini Aku, Michell dan Dave pergi ke sebuah Mall untuk membeli pernak Pernik natal, dari kejauhan Dave memandanginku yang sedang asik memilih hiasan pohon natal, rupanya Michell juga mengetahui itu. Michell dengan tingkahnya yang konyol menggodaku. “Cie, kayaknya kakakku lagi jatuh cinta sama sahabat adiknya”. “Apaan sih Michell”. “lihattuh kakakku memandangimu sambil senyum-senyum sendiri”. Aku tersipu malu sendiri. “kakakku itu bukan tipikal cowo yang mudah jatuh hati ke wanita, kamu beruntung telah membuat kakakku jatuh cinta”.
Natal pun tiba, kini aku ada di tengah-tengah keluarga Michell aku merasakan suasana natal seperti suasana natal aku dan keluargaku sendiri, di tengah-tengah harmonisnya natal Dave mengajakku keluar, aku menurutinya. “Agnes, bisa ikut denganku keluar sebentar”. “Kemana Dave? Di luar salju sedang turun”. “Hanya sebentar, ada sesuatu yang ingin aku sampaikan di suasana natal yang indah ini”. Aku dan Dave keluar, Dave mengajakku ke sebuah tempat yang ternyata Dave sudah menyiapkannya kusus, tempat yang indah dengan nuansa romantis khas Swiss. Di tempat ini Dave mengungkapkan semua isi hatinya kepadaku. “Agnes kamu tahu gak? Aku sebenarnya bukan tipikal cowo yang mudah jatuh cinta kepada cewe tapi itu dulu, dulu debelum aku mengenalmu, aku juga bukan tipikal cowo yang romantis tapi itu dulu sebelum aku bertemu denganmu. Sejak pertama kali Michell mengajakmu main ke rumah, pertama kali aku melihat wajahmu, jantungku berdetak tidak seirama, awalnya aku tidak menyadari arti detak jantunggku ini, tapi seiring berjalannya hari aku menyadarinya. Agnes setiap malam aku selalu membayangkanmu, hanya wajahmu yang terukir di dalam hatiku abadi dan takkan pernah terganti hanya kaulah cinta dalam hidupku, jadi will you marry me?”. #Play Lagu ROSSA CINTA DALAM HIDUPKU. Aku tertegun, jantungku terasa berhenti berdetak, aku tidak tahu harus menjawab apa, jauh di sana masih ada Hendra yang berstatus sebagai pacarku, tapi di sisi lain hatiku berkata bahwa aku mencintai Dave. “Agnes, aku tahu kamu tidak bisa menjawabnya sekarang, maka akan aku tunggu jawabanya nanti, kamu bisa berpikir dulu sebelum menjawab”. #Play Lagu AFGAN SETIA MENUNGGU.
Sehari setelah natal, masih dalam suasana natal, aku menjadi canggung sama Dave bukan hanya itu aku juga menjadi tidak enak sama keluarganya, maka aku putusnya untuk pulang ke apartemenku.
Sesampainya di apartemenku aku sangat kaget tiba-tiba Hendra sudah ada di depan apartemenku, “Bounjour” sapaku, “Morning” jawab Hendra. “Sayang ko ada di Swiss gak bilang-bilang” “Kejutan dong sayang, anggap saja ini hadiah natal buat kamu” “Dasar kamu sayang, kamu memang laki-laki penuh kejutan” “kamu baru nyadar sekarang sayang?” “hehehe, gak juga sayang” “Sayang aku sudah menyiapkan sesuatu buat kamu, sesuatu itu sudah aku rencanakan matang-matang sebelum aku berangkat ke Swiss”  jantungku berdetak kencang saat Hendra bilang kalimat itu, kalimat SESUATU membuat aku senewen, Apakah Hendra juga mau melamarku?. Jika itu benar terjadi apakah aku harus bahagia, entah apa yang ada di dalam hatiku, relung hatiku paling dalam terukir dua nama pria yang aku cintai Hendra dan Dave, jika Hendra memutuskan melamarku aku belum bisa menjawabnya, sama seperti Dave menyataknanya cintanya aku juga belum bisa menjawab.
Aku terjebak dalam cinta segitiga, aku mengenal Hendra sudah lama, dan aku juga mencintainya tapi kenapa seiring berjalannya waktu rasa cinta itu sedikit terkikis. Dave aku mengenal Dave tidak selama aku mengenal Hendra tapi dalam hatiku juga menyimpan rasa cinta.
Siang itu semuanya terjawab saat Aku dan Hendra sedang makan berdua tiba-tiba Dave melihat kami berdua dan Dave menggebrak meja kami.”Agnes, jadi ini yang kamu lakukan di belangkangku?. Setelah aku dengan tulus menyatakan isi hatiku kamu menghindar dariku dan memilih cowo lain”. “Dave, ini Hendra pacar aku yang di Indonesia, aku bukanya sudah pernah bilang kalo aku mempunyai pacar”. Tiba tiba Dave pergi begitu
Kepastian iya aku menunggu kata itu dari Hendra, aku butuh kepastiannya untuk menikahiku, aku butuh kepastiannya untuk bisa tinggal bersamaku. Tapi Hendra kurang mengerti (mengapa kau tidak mengerti halusnya persaanku, kau goreskan keraguan, By : Rossa). Tapi aku masih mencitai Hendra walaupun hilang kepercayaanku padanya.
BERSAMBUNG……………………………………………………
Jangan Lupa Komen ya teman-teman




Tidak ada komentar:

Posting Komentar